Friday, June 15, 2012

SYIIR GUS DUR versi HABIB SYECH

0 comments


 SYIIR GUS DUR versi HABIB SYECH



Selanjutnya...»»  

WARNA ITU

0 comments

Masih teringat betul celoteh-Nya
Syair lembut bernuansa Religius tekadang menyapa kesendirian
Tak tahu makna yang pasti hanya terus menyapa, menyapa, dan menyapa
Lantunan melodi yang elok dan indah

Biarkan... biarkan... biarkan...
Ku ingin celoteh itu melindungiku
Debu perlahan menghias tubuh
Lantunan itu masih tetap ku dengar

Ku teriakkan suara yang kasar
Hutan seakan mendengar
Bumi seakan bergetar
Langit sebagai pengantar
Meski hati merasa tak sabar

Ada iblis yang menyulam jaring laba-laba hitam
Terhias racun mengelilinginya
Kenangan ungu tersusun rapi di harddisk ku
Tinta hitam menyelimuti prosesor  ku

Masih terdegar... terdengar... dan terdengar
Masih tersusun... terhias... dan terselimuti

Cinta sebuah embun yang masih setia menemani
Engkau adalah salah satu alasan mengapa dunia ku berwarna
Dan mungkin warna yang tak awawarna 


oleh: Ahmad Lubaid
Selanjutnya...»»  

Thursday, May 10, 2012

Di balik Sholat

0 comments

Sholat 
Barang siapa yang meninggalkan Sholat Subuh, maka tidaklah terdapat sebuah cahaya di wajahnya 
Barang siapa yang meninggalkan Sholat Dhuhur, maka tidaklah mendapatkan rizki yang barokah 
Barang siapa yang meninggalkan Sholat Ashar, maka tidaklah terdapat jasad yag kuat 
Barang siapa yang meninggalkan Sholat Maghrib, maka tidaklah mempunyai anak yang sholeh/sholehah
Barang siapa yang meninggalkan Sholat Isya', maka tidaklam di dalam tidurnya itu sebuah istirahat 

ini adalah sebuah amanah bagi sipa yang membacanya, dan sebarkan setidaknya satu kali
Selanjutnya...»»  

Syiir Tanpo Waton (Gus Dur)

0 comments
Syiir Tanpo Waton (Gus Dur)





















Selanjutnya...»»  

يَا هَنَانَا (ya hana na)

0 comments
يَا هَنَانَا
ya hana na


ظَهَرَ الدِّينُ المُؤَيَّد   بِظُهُورِالنَّبِى اَحمَد
dzoharoddiinul muayyad    bidzhuhuurin nabi ahmad
يَا هَنَانَــــــــا بِمُحَمَّد  ذَلِكَ الفَضلُ مِنَ الله
ya hana na nabi muhammad   dzalikal fadhlu minallah
يَا هَنَانَا
ya hana na
خُصَّ بِالسَّبعِ المَثَانِى   وَحَوى لُطفَ المَعَأنِى
khusho bissab’il matsani   wa hawa luthfal ma’ani
مَالَهُ فِى الخَلقِ ثَانِى   وَعَلَيهِ اَنزَلَ الله
ma lahu fil kholqi tsani   wa a’laihi anzalallah
يَا هَنَانَا
ya hana na
مِن مَكَّةٍ لَمَّا ظَهَر    لِاَجلِهِ انشَقَ القَمَر
min makkatillamma dzohar   liajlihin syaqqal qomar
وَافتخَرَت الُ مُضَر   بِهِ عَلى كُلِّ الاَنَام
waf takhorot aalu mudhor     bihi ala kullil anam
يَاهَانَانَأ
ya hana na
اَطيَبُ النَّاسِ خَلقًا   وَاَجَلُّ النَّاسِ خُلُقُا
athyabunnasi kholqon   wa ajallunnasi khuluqon
ذِكرُهُ غَربًا وَشَرقًا   سَائِرٌ وَالحَمدُ لِله
dzikruhu ghorbaw wa syarqon    saa iruw walhamdu lillah
يَاهَنَانَا
ya hana na
صَلُّوا عَلى خَيرِ الاَنَام   المُصطَفَى بَدرِالتَّمَام
shollu a’la khoiril anami   al musthofa badrittamami
صَلُّوا عَلَيهِ وَسَلِّمُوا   يَشفَع لَنَأ يَومَ الزِّحَام
shollu a’laihi wasallimu  yasyfa’ lana yaumazzihami
يَا هَنَانَا
ya hana na
Selanjutnya...»»  

Thursday, April 19, 2012

Tubuh ku Organisasi ku

0 comments
Tubuh Ibarat sebuah Organisasi
OSIS, PMR, PMI, PRAMUKA, dll adalah contoh kecil dari sebuah pekumpulan atau kelompok yang memiliki sebuah tujuan, visa, dan misi tertentu. Pada dasarnya beberapa organisasi yang kita tuliskan sebagai contoh diatas mempunyai pengaruh penting dalam membentuk sebuah kepribadian manusia. Bagaimana tidak, meraka yang pernah mengikut sebaris kegiatan sebuah organisasi diatas, cenderung menjadi seseorang yang mempunya kepribadian yang unik dan asyik. 


Layaknya sebuah tubuh manusia yang terdiri dari beberapa bagian misalnya kepala, tangan, badan, kaki, dan bagian yang lebih kecil lainnya. Meraka yang mengerti arti sebuah oraganisasi akan menjunjung tinggi nilai loyalitas dalam kehidupan sehari-harinya, tentu saja ini akan menjadi sebuah nilai plus bagi meraka. Belum lagi mereka yang telah memahami sebuah tanggung jawab dalam menjalani sebuah tanggungan.

Organisasi  ibarat sebuah tubuh, jika kaki tersandung maka organ yang lain juga akan merasakan kesakitan dan kepedihannya. Begitulah sebuah oraganisasi, jika sebuah organisasi memiliki seorang anggota susah atau kesulitan dalam menjalankan tugasnya maka anggota yang lain puna akan merasakan kesusahan dan kesulitan tersebut. Dengan sistem seperti ini maka kita akan di tuntut menjadi manusia yang lebih loyal akan sebuah realita.

Dan organisasi itu adalah pengibaratan kecil dari sebuah pemerintahan, jika dalam sebuah pemerintahan belum ada nilai loyalitas dan tanggung jawab yang tinggi, maka kinerja meraka dalam menjalankan tanggung jawab akan berantakan. Otak adalah sebuah pemimpin yang mengatur kinerja oragan yang lain.
Jadi tubuh itu ibarat sebuah organisasi dan otak adalah sebuah pemimpin yang mengatur kinerja anggota tubuh yang lain menggunakan saraf motorik dan sensorik sebagai media untuk menjalankanya.


Sekian dari Kami
Arjuno Morocco
 Ahmad Lubaid
Selanjutnya...»»  

Lilin itu Pemimpin

0 comments
lilin itu ibarat sebuah pemimpin, jadi klo pemimpin nya cuma bisa memberikan sebuah nasehat tanpa memperhatikan keadaannya sendiri, maka mereka lama-kelamaan akan hancur

Lilin itu Seorang Pemimpin
“bu kenapa ya  mendadak rumah kita jadi gela begini” tanya seorang anak kecil kepada ibunya sambil merasa ketakutan
“iya nak mungkin ada yang konslet dengan listriknya kali” jawabnya sambil memeluk anaknya
“ya sudah kita nyalain lilin nya biar terang ..” sambil membawa sebuah korek sang ibu menyalan sebuah lilin
“iya bu .... “ jawabnya dengan perasaan sedikit agak takut,

Melihat sebuah lilin yang menyalah anak tersebut terheran, selang beberapa waktu si anak bertanya kepada ibunya

“bu kenapa ya lilinnya kok semakin habis..??” sambil terheran dengan mata terus tertuju pasa sebuah lilih yang menyala
“karena... lilin nya di makan oleh api ...!!!” jawabnya sambil mungusap rambut sang anak
Selang beberapa menit sang ibu memberikan sebuah nasehat kepada sang anak  
“nak ... nanti klo kamu sudah gedhe jangan mau kayak lilin ya..” sembari menyium kening sang anak 
 “emangnya kenapa bu..???”  dengan muka penasan sang anak menimpali nasehat ibunya
”coba kamu perhatikan lilin itu nak........ bukannya sebelum kita nyalak lilin itu utuh dan tidak  meleleh...??” jawabnya dengan penuh rasa kasih sayang kepada sang anak
“iya bu benar... lilinnya semaikn habis” dengan wajah polos dan lugu anak tersbut menjawabnya
”iya nak... lilin itu ibarat sebuah pemimpin, jadi klo pemimpin nya cuma bisa memberikan sebuah nasehat tanpa memperhatikan keadaannya sendiri, maka mereka lama-kelamaan akan hancur. Begitu juga denga lilin yang sedang kamu perhatikan nanti juga akan habis sendiri...” jelasnya kepada anaknya yang sedang termenung melihat lilin
“owh.... begitu ya bu ....” jawabnya yang begitu polos dengan menganggukkan kedua kepalanya 

Jadi seorang pemimpin itu ibarat sebuah lilin yang mereka rela mengahancurkan dirinya demi orang yang berada di sekitarnya , tidak begitu saja lilin itu selalu memberikan pencerahan, nasehat, petunjuk kepada orang yang berada di sekitarnya. Akan tetapi janganlah menjadi sebuah lilin yang selalu memberikan pencerahan, nasehat, petunjuk kepada sekelilinya tanpa memperhatikan dirirnya sendiri yang belum tentu bisa menjalankan nasehatnya.


Sekian dari Kami 
arjuno Morocco
Ahmad Lubaid
Selanjutnya...»»  

Wednesday, April 18, 2012

Nilai dari Sebuah Toleransi

0 comments

Toleransi Dunia
Pada hakekat sebuah toleransi adalah kita dapat menghargai sebuah pendapat dan keyakin dalam sebuah pilihan. Akan tetapi toleransi itu tidak terbatas. Nilai salaing menghargai menjadi kandungan utama dalam melakuni aspek ini. Realitanya adalah ketika kita sedang berjajal pendapat dengan beberapa kelompok yang mempunyai karakter yang berbeda, tentunya kita akan berusaha untuk memasukkan doktrin kita dalam kelompok tersebut. Sehingga menimbulkan becekcokan diantara mereka, dan nilai inilah yang kita junjung tinggi dalam bertukar pikiran.

Tak sedikit orang yang telah kita temui melakoni aspek tersebut demi mendapatkan sebuah image di kelompok lain dan menjaga keutuhan silaturrohim. Beberapa faktor yang membuat kita sering melakukan perdebatan dalam suatu kolompok adalah:
  1.  Sudut pandang kita ketika melihat sebuah permasalah
  2.  Refrensi yang kita baca
  3.  Opini mengenai sebuah masalah
  4.  Egoisme
  5.  Gengsi
Pada realitanya seorang yang telah menjunjung sebuah Nilai Toleransi ini akan merasakan sebuah keindahan dalam melakukan musyawarah. Dan meraka akan mengetahui apa saja yang dapat kita ambil dari percekcokan tersebut. Merasakan bahwwa sebenarnya sebuah perbedaaan itu merupakan ke indahan tersendiri. Karena kita mengetahui berbagai macam pola pikir seseorang.

Dari penjelasan tersbut kita seharusnya mengetahui Nilai Toleransi dalam berbagai bidang, dalam bidang sportifitas misalnya, seorang sporter seharusnya dapat menghargai sporter yang lain juga, dan seharus tidak ada permusuhan di antara mereka. Dikarenakan perbedaan dalam mendukung sebuah club bola  atau cabang olahraga yang lain. 

Lebih-lebih meraka yang telah memahami nilai sebuah toleransi. Seharusnya memberikan sebuah contoh terhadap meraka yang belom mempunyai nilai tersebut. Dan tentunya stiap agama dan keyakinan mengajarkan nilai tersebut.

Selanjutnya...»»  

Etika kepada Orang Tua

0 comments
Ibu dan anak
Ibu      : “nak tolong belikan ibu garam di warung sebelah”
Anak   : “iya bu...”

Dalam perjalan anak tadi menggerutu “ah males kenapa sich ibu selalu menyuruh aku padahal aku lagi asyik main facebook, kan ada adek yang kerjanya cuma main boneka doang” dengan muka masam sang anak kembali dari toko dan mengasihkan garamnya kepada ibu nya.

Anak   : “ini bu garamnya..” dengan nada yang kurang ikhlas
Ibu      : “makasih ya nak...”
بسم الله الرحمن الرحيم 

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاَهُمَا فَلاَ تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلاَ تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلاً كَرِيمًا
[ QS:17:23 ]
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. 
[ QS:17:23 ]

Pada ayat diatas di jelaskan bahwasanya kita diserukan untuk beribadah kepada allah dan berbuat baik kepada kedua orang tua, lalu bagaimana dengan dialog diatas? Apakah kita boleh melakukannya?.

Dalam ayat tersebut di jelaskan bahwasanya “maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia” maksudnya jangan sesekali diantara kita mengatakan kalimat yang sekiranya membuat hati mereka tersakiti, apalagi memaki, menghardik dengan kalimat yang sangat kurang sopan dan tidak layak di ucapkan oleh seorang anak. 

Etika seorang anak kepada orang tuanya adalah mentaati perintahnya dengan catatan, selama tidak keluar dari norma-norma beragama dan berkeyakinan. Meskipun kedua orang tua kita melakukan tindakan kurang baik atau kurang berakhlaq (preman, pelacur, dan lain sebagainya) dalam pandangan aagama dan bukan berarti kita harus memusuhi meraka yang dikarenakan profesi mereka. Bagaimanapun mereka adalah orang tua kita.

Dalam ayat di atas kata-kata yang bermakna “Ah” atau umpatan kepada mereka seharusnya kita hindari, dan lebih disarankan untuk mengeluarkan kata-kata yang baik.

Saling mengingatkan dalam kebaikan tidak akan merasa rugi, jadi berkatalah baik kepada mereka berdua, jangan mengumpat di belakang mereka bahkan menghardiknya. Berakhlaq lah yang baik kepada mereka. Insyaallah hidup kita akan tentram. Amien...


 Sekian dari Kami
Arjuno Morocco

Ahmad Lubaid
Selanjutnya...»»  

Realita Facebook

0 comments
Facebook
Facebook pertama kali di luncurkan oleh Mark Zuckerberg pada tanggal 4 Februari 2004 dan berkembang pesat sampai sekarang. Situs yang akrab dengan kita karean fasilitasnya yang sangat mudah dan simpel semakin menambah peminatnya tiap waktu. 

Pada realita sekarang ini facebook di gunakan sebagai media silaturrohim dan menyambung tali persaudaraan, "mendekatkan yang jauh" tidak sedikit dia antara mereka dapat melakukan pernikahan karena jejaring sosial ini. Tidak hanya begitu saja mengenai facebook, meraka melakukan aktifitas seperti berbagi foto dan video karena mereka ingin di kenal. maka tak jarang mereka membuat status yang terkadang kontroversial. 

Tak sedikit diantara meraka yang curhat mengenai masalah pertemanan, cinta, keluarga, pelajaran, dan lain sebagainya. Facebook di ciptakan sebagai media berkomunikasi dan berbagi pengetahuan, bukan berarti berbagi masalah atau hal yang bersifat negatif. Melihat kenyataan yang ada tak sedikit juga yang menggunakan Facebook sebagai alamt menyebarkan URL dan foto yang selayaknya tidak di pertontonkan oleh khalayak umum.

Menurut kacamata saya alangkah baiknya bila facebook ini di gunakan sebagai media bersilaturrohim "mendekatkan yang jauh" bukan berarti "menjauhkan yang dekat" dan berbagi informasi yang menarik tentunya bukan bersifat spam.


Sekian dari Kami
Arjuno Morocco
Ahmad Lubaid
Selanjutnya...»»  

Tuesday, April 17, 2012

Makna dari Seorang Badut

0 comments
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita mengenal sesosok badut yang selalu akrab di telinga kita sejak kecil mungkin hingga sekarang. Seseorang yang sengajah memperjelek diri sendiri dengan melukis wajahnya atau dengan tingkah lakunya yang serbah kocak, sehingga terkadang membuat kita merasa senang dan gembira bagi orang orang dewasa.


Namun tidak demikian bagi seorang anak-anak yang baru mengenal dunia, seorang badut bisa juga membuat sebagian dari mereka merasa ketakutan akan riasan yang berada di mukanya. Mereka yang ketakutan merasa aneh dan ganjal dengan muka seekor badut yang penuh warnah dan corat-coret, tak hayal dari mereka mengirah yang sedang membagikan sebuah balon atau permen ini adalah seekor monster.

Namun tidak hanya demikian yang dapat kita pelajari dari seorang badut. Mereka rela memperjelek dirinya untuk membuat orang lain senang dan tertawa lepas dan tidak sedikit dari mereka merasa ketakutan akan tatanan muka dan tingkahnya. Mereka berpakaian penuh warna-warni menandakan bahwa seorang badut itu mempunyai keinginan untuk mengahangatkan suasana.

Dan mereka rela di ejek oleh sebagian orang karena profesinya. Jadi apa yang dapat kita ambil dari seekor badut??? ...


Sekian dari Kami
arjuno morocco
Ahmad Lubaid
Selanjutnya...»»  

Sugeng Rawuh di Blog Kami

0 comments
Selamat datang di blog kami, blog ini hanya membagi berbagai cerita dan pengalaman. semoga dapat menambah wawasan anda dan ketertariakan anda di bidang ke ilmuan. just for a fun, kita juga bisa saling menimbah pengalama.

"Ngatur Sembah Nuwun Dumateng Rawuh Nipun Ing BLOG Kulo"

Salam Hangat Satu Jiwa Untuk Semua
Selanjutnya...»»